Karya Ilmiah Tentang Pendidikan | ahmad suyadi window.addEvent('domready', function() { var myMenu = new MenuMatic(); });
Powered by Blogger | Big News Times Theme by Basnetg Templates

Minggu, 09 Juni 2013

Karya Ilmiah Tentang Pendidikan

" Penggalan Karya Ilmiah Pendidikan: Menumbukan Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran "




A. Pendahuluan 

Suatu kegiatan yang dilakukan tidak sesuai dengan minat akan menghasilkan prestasi yang kurang menyenangkan. Dapat dikatakan bahwa dengan terpenuhinya minat seseorang akan mendapatkan kesenangan dan kepuasan batin yang dapat menimbulkan motivasi. S.C. Utami Munandar (1985:11) menyatakan bahwa minat dapat juga menjadi kekuatan motivasi. Prestasi seseorang selalu dipengaruhi macam dan intensitas minatnya. Minat menimbulkan kepuasan. Seorang anak cenderung untuk mengulang-ulang tindakan-tindakan yang didasari oleh minat dan minat ini dapat bertahan selama hidupnya.

Dengan demikian, minat belajar merupakan faktor yang sangat penting dalam keberhasilan belajar siswa. Disamping itu minat belajar juga dapat mendukung dan mempengaruhi proses belajar mengajar di sekolah. Namun dalam prakteknya tidak sedikit guru Seni Budaya (Kesenian) menemukan kendala di dalam kelas, karena kurangnya minat siswa dalam pembelajaran Seni Budaya khususnya seni rupa. Jika hal ini terjadi, maka proses belajar mengajar pun akan mengalami hambatan dalam mencapai tujuan pembelajaran. 

Berdasarkan pengalaman penulis, pada saat pembelajaran berlangsung siswa kurang bergairah dalam mengikuti pelajaran. Hanya sebagian kecil saja siswa yang bisa memahami dan mengerjakan tugas dengan semangat. Sebagian besar siswa mengerjakan tugas yang diberikan dengan perasaan terpaksa atau takut. Hal ini menyebabkan tugas yang diberikan hasilnya kurang memuaskan sehingga terkesan asal jadi. Jika mereka ditanya, alasannya mereka tidak mempunyai bakat di bidang seni atau tidak punya bakat menggambar. Dengan kondisi seperti ini, guru perlu mencari upaya bagaimana menumbuhkan minat belajar siswa terutama dalam pembelajaran Seni Rupa. 

B. Konsep Minat Belajar 

Pengertian minat 
Minat sering dihubungkan dengan keinginan atau ketertarikan terhadap sesuatu yang datang dari dalam diri seseorang tanpa ada paksaan dari luar. The Liang Gie (1994:28) mengungkapkan bahwa minat berarti sibuk, tertarik, atau terlibat sepenuhnya dengan suatu kegiatan karena menyadari pentingnya kegiatan itu. Menurut Slameto (dalam Djaali 2006:121) minat adalah rasa lebih suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh. Sedangkan menurut Crow and Crow (dalam Djaali 2006:121) mengatakan bahwa minat berhubungan dengan gaya gerak yang mendorong seseorang untuk menghadapi atau berurusan dengan orang, benda, kegiatan, pengalaman yang dirangsang oleh kegiatan itu sendiri.

Pengertian Belajar 
Ada beberapa definisi yang dikemukakan oleh para ahli tentang belajar, pada umumnya mereka memberikan penekanan pada unsur perubahan dan pengalaman. Menurut Witherington (dalam Sukmadinata 2007:155) menyatakan bahwa belajar merupakan perubahan dalam kepribadian, yang dimanifestasikan sebagai pola respon yang baru yang berbentuk keterampilan, sikap, kebiasaan, pengetahuan, dan kecakapan. Crow and Crow (dalam Sukmadinata 2007:155) mengemukakan bahwa belajar adalah diperolehnya kebiasaan-kebiasaan, pengetahuan dan sikap baru. Sedangkan menurut Hilgar (1962:252) menjelaskan bahwa belajar adalah suatu proses di mana suatu perilaku muncul atau berubah karena adanya respon terhadap sesuatu situasi.

Berdasarkan penekanan unsur pengalaman tentang definisi belajar dikemukakan para ahli, antara lain menurut Di Vesta and Thompson (1970:112) menyatakan bahwa belajar adalah perubahan tingkah laku yang relatif menetap sebagai hasil dari pengalaman. Gage and Berliner (1970:256) mengemukakan bahwa belajar adalah suatu proses perubahan tingkah laku yang muncul karena pengalaman. Sedangkan menurut Hilgard (1983:630), mengemukakan bahwa belajar dapat dirumuskan sebagai perubahan perilaku yang brelatif permanen yang terjadi karena pengalaman. 

C. Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar 
Minat belajar peserta didik sangat menentukan keberhasilannya dalam proses belajar. Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Faktor-faktor tersebut bersumber pada dirinya dan luar dirinya atau lingkungannya antara lain sebagai berikut :

Faktor dalam diri siswa, yang terdiri dari : 

Aspek jasmaniah, mencakup kondisi fisik atau kesehatan jasmani dari individu siswa. Kondisi fisik yang prima sangat mendukung keberhasilan belajar dan dapat mempengaruhi minat belajar. Namun jika terjadi gangguan kesehatan pada fisik terutama indera penglihatan dan pendengaran, otomatis dapat menyebabkan berkurangnya minat belajar pada dirinya. (Kumpulan Tugas Sekolahku)
Aspek Psikologis (kejiwaan), menurut Sardiman (1994:44) faktor psikologis meliputi perhatian, pengamatan, tanggapan, fantasi, ingatan, berfikir, bakat,dan motif. Pada pembahasan berikut tidak semua faktor psikologis yang dibahas, tetapi hanya sebagian saja yang sangat berhubungan dengan minat belajar. 
Faktor dari luar siswa, meliputi: 
Keluarga, meliputi hubungan antar keluarga, suasana lingkungan rumah, dan keadaan ekonomi keluarga. 
Sekolah, meliputi metode mengajar, kurikulum, sarana dan prasarana belajar, sumber-sumber belajar, media pembelajaran, hubungan siswa dengan temannya, guru-gurunya dan staf sekolahserta berbagai kegiatan kokurikuler. 
Lingkungan masyarakat, meliputi hubungan dengan teman bergaul, kegiatan dalam masyarakat, dan lingkungan tempat tinggal. 
Dari uraian di atas dapat dipahami bahwa faktor-faktor dari diri siswa dan dar luar siswa saling berkaitan dalam menumbuhkan minat belajar. Jika faktor-faktor tersebut tidak mendukung mengakibatkan kurang atau hilangnya minat belajar siswa. Kurang atau hilangnya minat belajar siswa disebabkan oleh banyak hal yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi pencapaian hasil belajar. Menurut JT. Loekmono (1985:97), faktor-faktor yang menyebabkan kurang atau hilangnya minat belajar sisbwa adalah sebagai berikut : 

D. Faktor-faktor yang dapat menumbuhkan minat belajar 
Beberapa ahli pendidikan berpendapat bahwa cara yang paling efektif untuk membangkitkan minat pada suatu subyek yang baru adalah dengan menggunakan minat-minat siswa yang telah ada. Menurut Tanner and Tanner (1975) menyarankan agar para pengajar berusaha membentuk minat-minat baru pada siswa. Hal ini bisa dicapai melalui jalan memberi informasi pada siswa tentang bahan yang akan dismpaikan dengan menghubungkan bahan pelajaran yang lalu, kemudian diuraikan kegunaannya di masa yang akan datang. Roijakters (1980) berpendapat bahwa hal ini biasa dicapai dengan cara menghubungkan bahan pelajaran dengan berita-berita yang sensasional, yang sudah diketahui siswa.

Harry Kitson (dalam The Liang gie 1995:130) mengemukakan bahwa ada dua kaidah tentang minat (the laws of interest), yang berbunyi : 
Untuk menumbuhkan minat terhadap suatu mata pelajaran, usahakan memperoleh keterangan tentang hal itu
Untuk menumbuhkan minat terhadap suatu mata pelajaran, lakukan kegiatan yang menyangkut hal itu.

Minat belajar akan tumbuh apabila kita berusaha mencari berbagai keterangan selengkap mungkin mengenai mata pelajaran itu, umpamanya arti penting atau pesonanya dan segi-segi lainnya yang mungkin menarik. Keterangan itu dapat diperoleh dari buku pegangan. ensiklopedi, guru dan siswa senior yang tertarik atau berminat pada mata pelajaran itu. Disamping itu perlu dilakukan kegiatan yang berhubungan dengan mata pelajaran itu, misalanya pada mata pelajaran seni rupa usahakan mengikuti apa yang harus dilakukan apakah dengan menggambar atau melukis. Dengan langkah-langkah itu minat siswa terhadap mata pelajaran itu akan tumbuh. 

JT. Loekmono (1985:98), mengemukakan bahwa cara-cara untuk menumbuhkan minat belajar pada diri siswa adalah sebagai berikut : 
Periksalah kondisi jasmani anak, untuk mengetahui apakah segi ini yang menjadi sebab. 
Gunakan metode yang bervariasi dan media pembelajaran yang menarik sehingga dapat merangsang anak untuk belajar 
Menolong anak memperoleh kondisi kesehatan mental yang lebih baik. 
Cek pada orang atau guru-guru lain , apakah sikap dan tingkah laku tersebut hanya terdapat pada pelajaran saudara atau juga ditunjukkan di kelas lain ketika diajar oleh guru-guru lain. 
Mungkin lingkungan rumah anak kurang mementingkan sekolah dan belajar. Dalam hal ini orang-orang di rumah perlu diyakinkan akan pentingnya belajar bagi anak. (Kumpulan Tugas Sekolahku)
Cobalah menemukan sesuatu hal yang dapat menarik perhatian anak, atau tergerak minatnya. Apabila minatnya tergerak, maka minat tersebut dapat dialihkan kepada kegiatan-kegiatan lain di sekolah. 
Dari beberapa pendapat yang telah dikemukakan dapat dipahami bahwa banyak sekali faktor yang dapat menumbuhkan atau membangkitkan minat belajar bagi siswa. Tinggal bagaimana upaya yang harus kita lakukan sebagai seorang guru dalam memecahkan masalah ini, sehingga siswa terbantu untuk menemukan minatnya dalam mengikuti pembelajaran. Siswa yang memiliki karakter yang berbeda-beda memerlukan penanganan yang berbeda pula, termasuk dalam hal menumbuhkan minat belajarnya. Dengan adanya upaya dari guru dan pihak lain dalam menumbuhkan minat belajar bagi siswa, diharapkan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang akhirnya tertuju pada keberhasilan belajar siswa.

Penutup 
Minat belajar merupakan salah satu komponen yang berpengaruh terhadap keberhasilan belajar. Untuk menumbuhkan minat belajar pada diri siswa, terlebih dahulu kita harus memperhatikan apa yang menjadi latar belakang yang menyebabkan berkurang atau bahkan hilangnya minat belajar. Setelah itu baru kita mengambil langkah-langkah apa yang harus kita lakukan untuk menumbuhkan minat belajar pada diri siswa. Dengan demikian upaya untuk menumbuhkan minat belajar sesuai dengan sasarannya.

Dari uraian yang telah dipaparkan di atas, maka dapat kita tarik beberapa kesimpulan yang berkaitan dengan upaya menumbuhkan minat belajar pada peserta didik. Pertama, pahami dan kenali terlebih dahulu kondisi fisik dan psikologis siswa. Kedua, gunakan teknik dan metode yang bervariasi dalam penyajian materi pembelajaran. Ketiga, penggunaan media pembelajaran hendaknya dapat merangsang siswa untuk tertarik ikuti serta dalam pembelajaran. Keempat, pahami kondisi lingkungan keluarga, masyarakat, dan sekolah sehingga kita dapat mencari jalan keluar dalam menumbuhkan minat belajar siswa. 

Rujukan 
Arsyad, Azhar. 2007. Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Munandar, S.C. Utami. 1985. Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah: Petunjuk bagi Para Guru dan Orang Tua. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.
Sardiman, AM.1992. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar: Pedoman bagi Guru dan Calon Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Sukmadinata, Nana Syaodih. 2007. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Djaali, H. 2006. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Gie, The Liang. 1995. Cara Belajar yang Efisien. Yogyakarta: Liberty.
Loekmono,JT. 1985. Bimbingan bagi Anak Remaja yang bermasalah. Jakarta: CV. Rajawali.
Saran Penelusuran Contoh Karya Ilmiah Terbaru

Untuk dapat memudahkan dalam mencari contoh lain yang diperlukan dalam penyusunan karya ilmiah mengenai pendidikan ini, berikut ada beberapa saran penelusuran yang dapat dicoba untuk mencari alternative referensi lain, berikut sarannya:
makalah karya ilmiah tentang pendidikan 
karya ilmiah tentang pendidikan sekolah dasar 
contoh karya ilmiah tentang pendidikan 
karya ilmiah tentang dalam pendidikan 
karya ilmiah tentang pendidikan bahasa indonesia 
contoh karya ilmiah tentang teknologi informasi 
karya ilmiah tentang pendidikan islam 
karya ilmiah tentang pendidikan anak usia dini


VERSI BAHASA INGGRIS :  

" Fragment of Scientific Education: Growing
Student it Interests In Learning "

A. Preliminary

Any activity not performed in accordance with the interest would result in less favorable performance. It can be said that the fulfillment of a person's interest will get pleasure and inner satisfaction which can lead to motivation. S.C. Utami Jojo (1985:11) states that interest may also be a motivating force. Achievement of sorts and someone is always influenced by the intensity of interest. Raises interest satisfaction. A child tends to repeat actions that are based on their interest and this interest can persist for life.
Thus, interest in learning is a very important factor in the success of student learning. Besides, interest in learning can also support and influence the teaching-learning process in schools. However, in practice no fewer teachers Cultural Arts (Art) obstacles in the classroom, due to lack of student interest in the learning of fine arts in particular Arts. If this is the case, then the learning process will have problems in achieving the learning objectives.
Based on the author's experience, the learning takes place when students are less enthusiastic about the course. Only a small proportion of students who can understand and carry out the task with vigor. Most students work on tasks assigned by feeling forced or scared. This leads to a given task so that the result is not satisfactory so long impressed. If they were asked, why they do not have talents in art or do not have the talent to draw. Under these circumstances, teachers need to find ways how to cultivate students' interest in learning, especially Arts.
B. Interests Concept Learning
Understanding interestInterest is often associated with a desire or interest in something that comes from within a person without any coercion from outside. The Liang Gie (1994:28) revealed that interest means busy, interested in, or involved with an activity fully recognizing the importance of the activity. According Slameto (in Djaali 2006:121) interest is preferred taste and sense of attachment to a thing or activity, without being told. Meanwhile, according to Crow and Crow (in Djaali 2006:121) says that the interest related to the force that drives a person to confront or deal with people, objects, activities, experiences stimulated by the activity itself.
Understanding LearningThere are several definitions proposed by the experts on learning, in general they give emphasis on the element of change and experience. According to Witherington (in Sukmadinata 2007:155) states that learning is a change in personality, which manifested as a new pattern of response in the form of skills, attitudes, habits, knowledge, and skills. Crow and Crow (in Sukmadinata 2007:155) argues that learning is acquired habits, knowledge and new attitudes. Meanwhile, according to Hilgar (1962:252) explains that learning is a process in which an emergent behavior or changed because of the response to something the situation.
Based on elements emphasis on definition of learning experiences suggested by experts, among others, according to Di Vesta and Thompson (1970:112) states that learning is a change in behavior is relatively settled as a result of experience. Gage and Berliner (1970:256) argues that learning is a process of behavioral changes that arise because of the experience. Meanwhile, according to Hilgard (1983:630), argues that learning can be formulated as a permanent change in behavior that occurs because brelatif experience.
C. Factors affecting interest in learningInterests of learners critical to its success in the learning process. There are several factors that influence it. These factors were derived on the outside of him or herself and the environment, among others, the following:
Factor in students, which consists of:

    Physical aspects, including physical condition or physical health of the individual student. Very fine shape and support successful learning can affect interest in learning. However, in case of health problems, especially on the physical senses of sight and hearing, can automatically lead to reduced interest in learning about him. (My school set of tasks)
    Psychological aspects (psychological), according Sardiman (1994:44) Psychological factors include attention, observation, feedback, fantasies, memories, thoughts, talents, and motives. In the following discussion is not all that psychological factors are discussed, but only part of it that is highly correlated with interest in learning.
Factors outside students, include:

    Families, including family relationships, home environment atmosphere, and family economic circumstances.
    School, including teaching methods, curriculum, facilities and infrastructure, learning resources, instructional media, his relationship with the students, the teachers and staff sekolahserta kokurikuler activities.
    Communities, including relationships with friends hanging out, activities in the community, and neighborhood.
From the above it is understood that the factors of the students and outside students dar interrelated growing interest in learning. If these factors do not support result in less or loss of interest in student learning. Lack or loss of student interest due to the many things that can indirectly affect the achievement of learning outcomes. According to JT. Loekmono (1985:97), the factors that cause a lack or loss of interest in learning sisbwa are as follows:
D. The factors that can foster interest in learningSome education experts argue that the most effective way to generate interest in a new subject is to use students' interests that already exist. According to Tanner and Tanner (1975) suggested that teachers be trying to create new interests in students. This can be achieved through informing the students about the material that will dismpaikan by connecting the last lesson materials, and then described its usefulness in the future. Roijakters (1980) argues that it is commonly achieved by connecting learning materials with sensational news, which is already known to the students.
Harry Kitson (in The gie Liang 1995:130) argues that there are two rules of interest (the laws of interest), which reads:To foster interest in a subject, try to obtain information about itTo foster interest in a subject, do activities related to it.
Interest in learning will grow if we are trying to find various details as possible about the subject, for example the importance or charms and other aspects that may be of interest. Information that can be obtained from handbooks. encyclopedias, teachers and senior students who are interested in or are interested in the subject. Besides, it is necessary for activities related to the subject, such us in the subject of art try to follow what to do whether to draw or paint. With the measures students' interest towards subjects that will grow.
JT. Loekmono (1985:98), argues that the ways to foster interest in learning on students is as follows:

    Check the physical condition of the child, to find out if this aspect is the cause.
    Use methods that are varied and interesting learning media that can stimulate children to learn
    Helping children obtain mental health conditions better.
    Checks on people or other teachers, whether the attitudes and behavior is only found in your study or also demonstrated in another class when it was taught by other teachers.
    Probably less concerned with the child's home environment and school learning. In this case the people at home need to be convinced of the importance of learning for children. (My school set of tasks)
    Try to find something that can attract the attention of children, or moved his interest. When his interest moved, then the interest can be transferred to other activities in the school.
From the opinions that have been raised can be understood that many factors that can foster or generate interest in learning for students. Just how the effort we have to do as a teacher in solving this problem, so that helped students to find interest in the following study. Students who have different characters require different handling, including the growing interest in learning. With the efforts of teachers and others in the growing interest in learning for students, are expected to achieve the learning objectives are ultimately focused on student success.
CoverInterest in learning is one of the components that influence learning success. To foster interest in learning on students, we must first consider what is the background that led to reduced or even lost interest in learning. After that we take what steps we have to do to foster interest in learning on students. Thus the effort to foster interest in learning according to the target.
From the description that has been described above, then we can draw some conclusions relating to the growing interest in learning on the learner. First, understand and identify in advance the physical and psychological condition of students. Second, use a variety of techniques and methods in the presentation of learning materials. Third, the use of instructional media should be able to stimulate the students to follow and be interested in learning. Fourth, understand the environmental conditions of families, communities, and schools so that we can identify ways to foster student interest.
ReferralArsyad, Azhar. 2007. Learning Media. London: King Grafindo Persada.Jojo, S.C. Utami. , 1985. Developing Talent and Creativity School Children: A Guide for Teachers and Parents. New York: Scholastic Widiasarana Indonesia.Sardiman, AM.1992. Interaction and Motivation and Learning: A Guide for Teachers and Teacher Candidates. Jakarta: Rajawali Press.Sukmadinata, Nana Syaodih. 2007. Educational Psychology grounding process. Bandung: Teens Rosdakarya.Djaali, H. 2006. Educational Psychology. London: Earth Literacy.Gie, The Liang. , 1995. How to Learn the Efficient. London: Liberty.Loekmono, JT. , 1985. Counseling for troubled adolescent. Jakarta: CV. Eagle.Example search suggestions Scientific NewestIn order to facilitate the search for other examples required in the preparation of scientific papers on education, here are some suggestions you can try a search to find alternative other references, the following suggestions:

  1.  paper papers on education
   2. papers on primary education
   3. sample papers on education
   4. papers on the education
   5. papers on Indonesian education
   6. sample papers on information technology
   7. papers on Islamic education
   8. scientific work on early childhood education

Ditulis Oleh : ahmad suyadi

Dwi Pratama TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANYA , Anda sedang membaca artikel tentang Karya Ilmiah Tentang Pendidikan. Oleh ahmad Suyadi,diperbolehkan mengcopy-paste atau menyebar-luaskan artikel ini, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya

:: Pasang Widget Ini ::

Judul: Karya Ilmiah Tentang Pendidikan
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh ahmad suyadi
04.38

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by http://ahmadsuyadi.blogspot.com/ | Bloggerized by Ahmad Suyadi